Sugeng Rawuh ^_^

" Mugi saking serat kedik menika saged maringi faedah kagem sederek sedaya"

Minggu, 16 September 2012

Contoh Laporan Akhir KKN


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Gambaran Umum Desa
1.      Peta Wilayah
Secara Administratif, lokasi KKN terletak di Dusun Tegalsari, Kelurahan Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, PropinsiYogyakarta. Kelurahan Tegaltirto mempunyai luas : 55 Ha. Jumlah Penduduk total 10.767 orang, terdiri dari  Laki-laki 5427 orang, Perempuan 5340 orang, dengan jumlah Kepala Keluarga  3202 KK (KK laki-laki sejumlah 2744 KK dan KK perempuan sejumlah 458 KK). Kelurahan Tegaltirta terdiri dari 14 dusun yakni:
1.     Jagalan
2.     Tlogowono
3.     Blendangan
4.     Berbah
5.     Krikilan
6.     Kadisono
7.     Kuton
8.     Tegalsari
9.     Pendem
10. Kuncen
11. Sompilan
12. Karangwetan
13. Candirejo
14. Semoya
Dusun Tegalsari terdiri dari 6 RT dan 2 RW dan dengan batas-batas wilayah Dusun Wilayah sebagai berikut:
Sebelah Utara                   : Dusun Kuton
Sebelah Selatan                : Desa Sitimulyo dan Desa Sendangtirto
Sebelah Barat                   : Desa Sendangtirto
 Sebelah Timur                 : Desa Sitimulyo
Setelah mengadakan observasi yang penyusun lakukan sebanyak empat kali yaitu pada tanggal 17 sampai 20 Juli 2012, masyarakat mayoritas memeluk agama Islam. Adapun mata pencaharian sebagaian besar penduduknya adalah pedagang dan  wiraswasta.
Kondisi Demografis
Secara umum sensus dusun Tegalsari dapat digambarkan  secara ringkas sebagai berikut:
 





2.      Keadaan Sosial Ekonomi
                        Sebagian besar masyarakat Tegalsari bekerja sebagai pedagang, dan sebagian adalah wiraswasta dan juga petani. Taraf sosial ekonomi rata-rata pada tingkatan yang sama.
3.      Sosial Politik
                        Dari segi sosial politik masyarakat lingkungan Tegalsari termasuk masyarakat yang memiliki tingkat kesadaran berpolitik yang cukup tinggi. Dalam pengelelolaan masyarakat di tingkat lingkungan dipimpin oleh Tokoh masyarakat setempat dengan dibantu 1 Kepala Dukuh 2 Kepala RW dan 6 Kepala RT, serta beberapa perkumpulan seperti perkumpulan Remaja Masjid serta ketakmiran masjid setempat.
4.      Sosial Budaya
                        Keadaan sosial budaya Dusun Tegalsari masih terikat dengan adat istiadat yang menjunjung tinggi nilai budaya dengan tradisi-tradisi yang dimiliki oleh Dusun Tegalsari. Salah satu tradisi yang sempat dirayakan pada tanggal 30 Agustus 2012 kemarin yaitu acara “Bersih Desa” yaitu suatu acara dimana seluruh warga datang ke rumah Dukuh untuk memberikan jajanan/panganan untuk dikumpulkan menjadi satu. Selain semua jajan yang dibawa oleh warga, ada dua keranjang besar jajan khusus yang dipanggul dan iring kemudian ditaruh ditengah-tengah sekumpulan bapak-bapak dari warga Tegalsari untuk do’a bersama. Setelah do’a selesai semua yang hadir langsung saling berebut jajanan yang ada diranjang besar dan saling makan bersama ditempat.
5.      Sosial Keagamaan Masyarakat Dusun Setempat
                        Kegiatan keagamaan Dusun Tegalsari berkembang dengan cukup baik, terlebih bertepatan dengan bulan suci ramadhan. Banyak kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pada bulan ramadhan, diantaranya adalah adanya TPA. TPA dimulai jam setengah lima sampai menjelang buka puasa. Warga bergantian memberikan ta’jil ke Masjid, jadi setelah TPA selesai satu persatu anak-anak dibagikan ta’jil dan buka bersama di Masjid.
                        Selain TPA, setiap malam warga berdatangan ke Masjid untuk sholat terawih. Setelah selesai sholat terawih, ibu-ibu dan bapak-bapak tadarus bersama di Masjid. Untuk remaja, mereka tadarus secara bergilir dari rumah ke rumah.
B.     Key Person : Tokoh-tokoh Masyarakat yang Berpengaruh
Adapun tokoh-tokoh masyarakat yang berpengaruh bagi program yang kami laksanakan di antaranya:
1. Bapak Susilo Nugroho, SIP selaku Kepala Kelurahan Tegaltirto
2. Bapak Andi Herisanto, S. Pt. selaku Kepala Dukuh Dusun Tegalsari
3. Ibu Hj. Sari yang telah memberikan tempat untuk ditempati Posko KKN
4. Bapak Musbahat Selaku Ketua RW 17
5. Bapak Edi Sumbodo Selaku Ketua RW 18
6. Bapak Supiran Selaku Ketua RT 01
7. Bapak Dwi Suryanto Selaku Ketua RT 02
8. Bapak Supriyojati Selaku Ketua RT 03
9. Bapak Agus Susanto Selaku Ketua RT 04
10. Bapak Sukiran Selaku Ketua RT 05
11. Bapak Supratmin Selaku Ketua RT 06
12. Bapak Sukardi selaku ketua takmir masjid Al-Ikhlas Tegalsari
BAB II
PROSES/ALUR KEGIATAN
A.    Alur Kegiatan (Awal dan Akhir)
1.      Pembekalan KKN
                        Pembekalan KKN dilaksanakan pada tanggal 13 Juli - 15 Juli 2012 yang diikuti oleh mahasiswa peserta KKN dengan materi KKN Integrasi Interkoneksi Tematik Posdaya, kebijaksanaan Pemkot, kebijakan kelurahan, pembuatan rencana program kerja, dan pengelolaan lingkungan berbasis Masjid. Pembekalan KKN bertujuan untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa peserta KKN tentang bagaimana pelaksanaan KKN di masyarakat akan dilakukan, juga tentang kondisi masyarakat di lokasi KKN.
2.      Survei Lokasi KKN
                        Survei lokasi KKN dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2012 di Tegalsari, Desa Tegaltirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Survei dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sebelum mahasiswa diterjunkan di masyarakat lokasi KKN.
3.      Pelepasan dari LPM UIN dan penerimaan dari pemerintah desa
                        Pelepasan dari LPM UIN dilakukan sebagai bentuk formalitas adanya pelaksanaan KKN dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan penerimaan dari pemerintah Kelurahan Tegaltirto dalam hal ini disambut langsung oleh kepala kelurahan Tegaltirto beserta stafnya pada tanggal 17 Juli 2012.
4.      Observasi (pengamatan)
                        Observasi adalah sebuah tahap awal dalam menentukan Rancangan Program Kerja baik individu maupun kolektif. Karena dengan observasi akan diperoleh informasi tentang permasalahan dan kebutuhan yang ada di masyarakat. Observasi ini dilakukan pada 7 hari pertama terhitung dari tanggal 17-23 Juli 2012.
5.      Penyusunan RPK Individu
                        Rencana Program Kerja yang penyusun buat terbagi menjadi dua bidang yaitu bidang penjurusan dan bidang penunjang. Untuk bidang penjurusan penyusun membuat program Pembelajaran Tajwid menggunakan Multimedia dan Pengenalan serta Pelatihan Komputer untuk anak-anak, terutama anak-anak kelas 4 SD ke atas. Sedangkan pada bidang penunjang penyusun membuat program Lomba mewarnai dan Pemutaran Film Edukasi untuk anak-anak TPA.
6.      Pelaksanaan Program Kerja
                        Pelaksanaan program kerja dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi di masyarakat, mulai dari penentuan waktu, tempat dan jadwal kegiatan. Semua rencana program yang telah dibuat dapat terlaksana dengan lancar, akan tetapi untuk yang program bidang penjurusan penyusun mentarget 4 kali pertemuan tetapi hanya terlaksana 3 kali pertemuan.
7.      Pengisian Buku Rekapitulasi Kegiatan Program KKN dan Penyusunan Laporan Akhir
8.      Pelepasan dari Pemerintah Desa
                        Pelepasan dari pemerintah desa dilakukan pada tanggal  17 Juli 2012 di kantor Kecamatan Tegaltirto.
B.     Bentuk-bentuk Kegiatan
     Kegiatan-kegiatan bersifat individual yang penyusun laksanakan di lokasi KKN diwujudkan dalam bentuk program kerja meliputi, 2 kegiatan di bidang Penjurusan dan 2 kegiatan di bidang Penunjang. Adapun program kerja individual yang penyusun laksanakan yaitu:
1. Bidang Jurusan
a.       Pembelajaran tajwid menggunakan multimedia untuk anak-anak
b.      Pengenalan dan pelatihan komputer untuk anak-anak
2. Bidang Penunjang
a.       Lomba mewarnai untuk anak-anak TPA
b.      Pemutaran film edukasi untuk anak-anak TPA
C.    Proses Dijalankan
1.      Bidang Penjurusan
a.       Pembelajaran tajwid menggunakan multimedia untuk anak-anak
        Pembelajaran tajwid disini yaitu belajar tajwid untuk anak-anak terutama kelas 4 SD keatas menggunakan aplikasi multimedia. Belajar tajwid menggunakan multimedia ini lebih menarik perhatian anak sehingga antusias dalam mempelajari ilmu tajwid. Karena banyak anak-anak sekarang yang kurang suka mempelajari ilmu tajwid sebab dianggapnya susah dan rumit untuk dipahami. Namun dengan adanya aplikasi tajwid berbasis multimedia ini maka anak-anak bisa belajar menggunakan Leptop atau komputer sehingga belajar akan lebih asyik dan menyenangkan.
        Aplikasi tajwid berbasis multimedia ini berisi sama dengan tajwid-tajwid yang ada dibuku-buku ilmu tajwid, diantaranya yaitu mempelajari tentang bacaan “Idhar”, “Idghom”, “Iqlab”, “Ikhfak” dan sebagainya. Pembelajaran tajwid ini berlangsung selama 3 kali pertemuan, yaitu pertemuan pertama dilaksanakan tanggal 29 Juli 2012 pukul 15.00 – 15.45 WIB, kemudian tanggal 01 Agustus 2012 pukul 14.00 – 14.45 WIB dan yang terakhir tanggal 09 Agustus 2012 pukul 12.00 – 12.45 WIB. Semua kegiatan yang berlangsung bertempat di Posko KKN.
b.      Pengenalan dan pelatihan komputer untuk anak-anak
        Pengenalan komputer penting untuk pengetahuan anak-anak seiring kemajuan teknologi sekarang. Sudah banyak Sekolah-sekolah Dasar yang telah memberikan pelajaran komputer didalam kurikulumnya terutama untuk kelas 4 keatas. Pada program pengenalan dan pelatihan komputer disini kegiatannya yaitu memperkenalkan unsur-unsur atau aplikasi-aplikasi yang ada didalam komputer. Setelah memperkenalkan aplikasi-aplikasi yang ada didalam komputer kemudian belajar cara menggunakan aplikasi tersebut yang langsung dipraktekan oleh anak-anak.
        Pelatihan komputer berjalan 3 kali pertemuan, untuk pelatihan pertama tanggal 25 Juli 2012 pukul 13.00 – 14.00 WIB, kemudian pelatihan kedua tanggal 01 Agustus 2012 pukul 15.00 – 16.00 WIB, dan pelatihan yang terakhir tanggal 09 Agustus 2012 pukul 11.00 – 12.00 WIB. Semua kegiatan yang berlangsung bertempat di Posko KKN. Anak-anak terlihat menyukai dengan pelatihan komputer yang diajarkan, diantaranya adalah pelatihan menggambar dengan Paint, kemudian belajar mengolah kata menggunakan Microsoft Word, dan belajar membuat presentasi menggunakan Microsoft Power Point.
2.      Bidang Penunjang
a.       Lomba mewarnai untuk anak-anak TPA
        Lomba mewarnai diadakan bertepatan dengan menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus, yang dilaksanakan tanggal 12 Agustus 2012 bertempat di Masjid Al-Ikhlas pukul 16.30 – 17.15 WIB dengan peserta sekitar 15 anak. Anak-anak yang mengikuti lomba adalah anak-anak yang masih TK-A dan juga TK-B.
         Anak-anak membawa peralatan mewarnai sendiri dari rumah, sedangkan kertas gambar mewarnai sudah disiapkan dari panitia. Waktu yang diberikan kepada anak-anak hanya 45 menit dan anak-anak dituntut untuk bisa menyelesaikan dalam mewarnai. Anak-anak sangat antusias dalam mewarnai karena diakhir acara ada pembagian hadiah bagi 4 juara yang menang dalam lomba mewarnai.
b.      Pemutaran film edukasi untuk anak-anak TPA
        Pemutaran film edukasi bertema Ramadhan untuk anak-anak TPA diadakan tanggal 04 Agustus 2012 pukul 16.00 sampai selesai yang berlangusng di TPA. Ada sekitar 10 film dan lagu-lagu anak islami yang diputar, masing-masing berdurasi sekitar kurang lebih 5menit dan ada yang sekitar 10 menit keatas.
        Film edukasi ini bertujuan agar anak-anak tidak hanya menonton acara-acara film kartun yang sekarang ini banyak bermunculan kartun-kartun aneh yang kurang mendidik. Film edukasi yang diputarkan diantaranya yaitu berjudul “Malaikat Allah”, “Sayang pada Allah”, “Ramadhan Mulia”, “Rukun Iman” dan lain-lain. Sedangkan lagu-lagu yang diputarkan diantaranya adalah lagu tentang cara berwudlu, lagu belajar mengaji huruf hijaiyah, dan sebagainya. Dengan diputarnya film-film dan lagu-lagu islami ini, anak-anak akan belajar dari apa yang telah ditontonnya.
D.    Tanggapan Masyarakat
                 Semua kegiatan yang dilaksanakan mendapat dukungan dan tanggapan positif dari masyarakat lingkungan Tegalsari. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat untuk mengizinkan anak-anak mereka dalam rangkaian program yang dilaksanakan saat KKN berlansung. Karena jika tidak adanya ijin dari para orang tua, maka programpun tidak akan berjalan dengan baik dan lancar.
                 Antusiasme masyarakat terlihat dari ikut sertanya para orang tua ketika sedang diadakannya suatu program, seperti program mewarnai ketika pengumuman pemberian hadiah yang disaksikan oleh para orang tua peserta. Anak-anak terlihat senang mendapatkan hadiah dan orang tua merasa bangga melihat anak-anak mereka mendapatkan juara.
                 Disamping antusias dalam kegiatan diatas, masyarakat juga berpartisipasi dalam mengikuti pengajian akbar yang diadakan oleh dusun dan kerjasama dengan KKN sekaligus acara perpisahan dari KKN. Didalam pengajian masyarakat yang hadir sekitar 500 orang baik tua, dewasa, maupun anak-anak. Selain perpisahan dari kami memberikan sebuah cinderamata sebagai kenang-kenangan untuk Kepala Dukuh dan seperangkat peralatan TPA yang diserah terimakan oleh bapak Kepala Desa untuk remaja pengurus TPA. Dengan disaksikan seluruh warga Teglasari juga, dari panitia KKN memberikan “Ikrar Pelantikan Pengurus TPA” yang dibacakan oleh bapak Kepala Desa dan ditirukan oleh para pengurus TPA yang baru dilantik. Acara berjalan dengan lancar dan mendapat apresiasi yang baik dari para warga masyarakat serta tokoh-tokoh masyarakat dusun Tegalsari.


BAB III
HASIL DAN DAMPAK (Kualitatif dan Kuantitatif)
A.    Hasil yang Dicapai
                 Program kerja yang sudah terlaksana mengacu pada Rencana Program Kerja yang telah penyusun buat. Adapun program kerja yang telah dicapai meliputi :
1.      Bidang Penjurusan
NO
Program Kerja
Target
Hasil
Waktu
Hasil kualitatif
Hasil kuantitatif
1.
Pembelajaran tajwid menggunakan multimedia untuk anak-anak
4 kali
Selama
KKN
3 kali
29 Juli 2012, 01 dan 09 Agustus 2012
Anak-anak lebih cepat dalam memahami dan mempelajari tajwid
Sebanyak 5-7 anak mengikuti program ini
2.
Pengenalan dan pelatihan komputer untuk anak-anak
4 kali
Selama
KKN
3 kali
25 Juli 2012, 01 dan 09 Agustus 2012
Pengetahuan anak-anak tentang komputer semakin berkembang
Sebanyak 6-9 anak mengikuti Program ini
2.      Bidang Penunjang
NO
Program Kerja
Target
Hasil
Waktu
Hasil kualitatif
Hasil kuantitatif
1.
Lomba mewarnai untuk anak-anak TPA
1 kali selama KKN
1 kali
12 Agustus 2012
Mengembangkan dan meningkatkan kreatifitas anak-anak dalam mengkombinasikan warna serta melatih otak kanan dalam berfikir
Peserta lomba sebanyak 15 anak
2.
Pemutaran film edukasi untuk anak-anak TPA
1 kali selama KKN
1 kali
04 Agustus 2012
Anak-anak dapat mengambil pelajaran dari film yang telah ditonton serta anak-anak bisa menonton film sambil belajar
Sebanyak 35 anak mengikuti program ini

B.     Dampak Perubahan yang Terjadi
                 Program kerja yang kami lakukan cukup memiliki pengaruh positif bagi warga masyarakat Tegalsari terutama anak-anak. Dengan adanya pembelajaran tajwid yang menggunakan multimedia maka anak-anak lebih benar dalam mengaji ketika membaca iqro’ dan Al-Qur’an. Sebelum adanya pembelajaran tajwid ini, anak-anak ketika mengaji masih tidak bisa membedakan panjang pendeknya bacaan dan juga belum mengerti bacaan ini harus dibaca jelas, berdengung, ataukah samar. Namun, setelah mendapatkan pembelajaran tajwid menggunakan multimedia maka anak-anak sudah mengalami kemajuan dalam membacakan iqro’ dan juga Al-Qur’an. Terlihat perubahan yang terjadi ketika bacaan yang dibaca sesuai dengan ilmu tajwid yang telah dipelajari.
                 Kemudian setelah mengikuti pengenalan dan pelatihan komputer, anak-anak semakin pintar ketika mempraktekan di Sekolah. Ketika ada pelajaran komputer di Sekolah yang anak-anak lupa maka anak-anak bisa menanyakan di pelatihan komputer ini, jadi anak-anak tetap bisa mengingat pelajaran-pelajaran yang diberikan di Sekolah. Oleh karena itu banyak perubahan yang terjadi, yaitu anak-anak yang semakin pandai dalam menggunakan komputer.
                 Selain lebih pandai dalam mempelajari tajwid dan mempraktekan komputer, anak-anak juga bisa mengambil pelajaran dari sebuah film-film edukasi. Tidak hanya sekedar nonton film, tetapi anak-anak belajar dari apa yang telah ditonton. Seperti mempelajari cara berwudlu, mengetahui apa saja rukun iman itu, mengenal malaikat-malaikat Allah, dan masih banyak lagi yang lainnya.
                 Tidak hanya anak-anak, para orang tua dan remaja serta seluruh masyarakat Tegalsari semakin lebih rukun dan saling bergotong royong dalam menyelesaikan kegiatan desa.


BAB IV
RENCANA TINDAKAN LANJUT DAN REFLEKSI
A.    Rencana Tindak-tindak Lanjut
1.      Adanya pengenalan dan pelatihan komputer untuk anak-anak akan memberikan bekal ilmu yang lebih tentang komputer itu sendiri. Pengetahuan yang sudah dimiliki oleh anak, bisa dipraktekan sehari-hari ketika sedang menggunakan komputer terutama ketika sedang praktik di Sekolah. Pentingnya pengenalan dan pelatihan komputer untuk anak-anak membuat anak-anak tidak gagap teknologi karena diimbangi dengan kemajuan teknologi sekarang ini.
2.      Pembelajaran tajwid menggunakan multimedia untuk anak-anak memberikan manfaat yang baik dalam pengaplikasiannya. Anak-anak lebih tepat dalam membacakan bacaan-bacaan iqro’ dan Al-Qur’an sesuai ilmu tajwid yang sudah dipelajari. Dengan pembelajaran tajwid menggunakan multimedia, anak-anak tidak merasa bosan dalam belajar dibandingkan dengan belajar tajwid yang hanya menggunakan buku panduan dan pengajar yang hanya sekedar menerangkan terus menerus tanpa adanya selingan seperti gambar, nada, dan sebagainya.
3.      Melihat antusias anak-anak TPA untuk menyambut hari kemerdekaan, maka diadakan berbagai lomba dan diantaranya adalah lomba mewarnai untuk anak-anak TK-A dan TK-B. Pengajaran di TPA setiap hari hanya mengaji dan bermain-main, sehingga anak-anak merasa bosan. Oleh karena itu sewaktu-waktu diberi kegiatan lain seperti mewarnai gambar-gambar yang islami seperti masjid, kaligrafi bertulis “Allah, Muhammad”, dan seterusnya.
4.      Pemutaran film edukasi untuk anak-anak TPA membuat anak-anak semangat dalam mengaji ke TPA, karena anak-anak tidak hanya mengaji iqro’ dan Al-Qur’an saja tetapi anak-anak bisa menonton film sambil belajar. Selain tidak membosankan, anak-anak lebih konsentrasi dalam memahami inti pelajaran lewat film yang diputarkan.
B.     Refleksi (Hikmah)
  1. Pendidikan itu sangat penting untuk kemajuan masa depan manusia.
  2. Rasa sosial dan pengabdian mahasiswa terutama sebagai insan didik perlu diaplikasikan untuk terjun di masyarakat dan bisa membaur dengan masyarakat.
  3. Program kerja dapat berjalan dengan lancar apabila mendapat dukungan dari masyarakat maupun target yang ditentukan.
  4. Pendekatan orang tua kepada anaknya sangat diperlukan untuk mengetahui apa yang paling dibutuhkan dan diharapkan oleh anak.
  5. Banyak metode yang bisa kita gunakan dalam proses pendekatan kepada masyarakat agar tercipta hubungan saling tegur sapa yang baik, selain itu kita bisa mendapatkan banyak pengalaman dari kehidupan bermasyarakat.


BAB V
PENUTUP
A.    Lampiran
Denah Kelurahan Tegaltirto
Denah Dusun Tegalsari



CURRICULUM VITAE

Nama                               : Ayu Dwi Noviyati
NIM                                 : 09650018
Tempat/Tanggal Lahir     : Tuban, 01 November 1991
Jenis Kelamin                  : Perempuan
Agama                             : Islam
Alamat Asal                     : Ds. Mulyorejo Cangkring Kec. Demak Kab.                                                              Demak Rt.01/Rw.01
Alamat Jogja                    : Jl. Timoho, Gg. Gading, Ngentak Sapen,                                                                   Rt.04/Rw.01 Wisma Asahan Depok Sleman
Nama Ayah                     : Mustain Romli
Nama Ibu                         : Sumiyati
Pendidikan Formal :
·         SD N 1 Mulyorejo                                      : Lulus Tahun 2003
·         SMP N 4 Demak                                        : Lulus Tahun 2006
·         SMA N 2 Demak                                       : Lulus Tahun 2009
·         UIN Sunan Kalijaga                                   : Masuk tahun 2009


Foto-foto kegiatan
Foto kegiatan pembelajaran tajwid menggunakan multimedia
  
Foto kegiatan pengenalan dan pelatihan komputer
 
Foto kegiatan lomba mewarnai
 
 
Foto kegiatan pemutaran film edukasi
 
 
B.     CATATAN LAPANGAN
Dalam pelaksanaan program kerja terdapat banyak suka dan duka yang tidak akan penyusun lupakan sampai kapanpun. Setiap peristiwa baik yang manis maupun pahit adalah pengalaman yang akan menjadi pelajaran bagi penyusun secara pribadi. Hal-hal itu sangat bermanfaat dan membina saya untuk bermasyarakat selama ini.
Adapun faktor pendukung dan penghambat tersebut adalah sebagai berikut:
1.    Faktor Pendukung
a.    Adanya respon positif dari masyarakat dusun Tegalsari terhadap kegiatan KKN.
b.    Adanya dukungan dari warga masyarakat dusun Tegalsari khususnya para tokoh masyarakat, maupun ta’mir masjid.
c.    Komitmen dan kerja sama yang baik antara peserta kelompok KKN dusun Tegalsari dan seluruh teman-teman KKN Angkatan ke-77.
d.   Dukungan dari pihak kampus (DPL dan panitia yang telah memberikan arahan, bimbingan serta pengalamannya).
e.    Partisipasi dan bimbingan dari berbagai pihak, baik moril maupun materiil.
2.    Faktor Penghambat
a.    Rutinitas dan kesibukan masyarakat sehingga sulit melaksanakan kegiatan sesuai dengan waktu yang diprogramkan.
b.    Terkadang kurang  adanya dukungan dari beberapa masyarakat setempat.
c.    Minimnya fasilitas prasarana yang mendukung berjalannya program.
d.   Banyaknya jumlah program kerja dari masing-masing peserta KKN yang mempnyai sasaran yang sama sedangkan waktu yang tersedia kurang memadai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar